Category: Inspiring Story


Si Ceria & Si Murung

Seperti namanya Ceria mempunyai sifat periang, selalu gembira, dan selalu tersenyum. Sebaliknya Murung mempunyai perangai yang cemberut, selalu sedih, dan jarang tersenyum. Suatu ketika orang tua mereka berpikiran untuk membuat Si Murung tersenyum gembira dan membuat Si Ceria menjadi cemberut dan sedih.

Nah orang tua mereka mulai memikiran apa yang menjadi kesenangan mereka !!!

Si Cemberut yang menginjak masa ABG sedang terkena demam HP, jika pergi dengan teman-temannya sering kali ia meminjam HP milik temannya untuk menelpon. Kemudian orang tuanya membelikan dia HP supaya dia menjadi senang dan gembira.

Sewaktu cemberut pergi sekolah HP itu dibungkus oleh orang tuanya dengan kertas kado yang bagus dan diletakkan di kamarnya. Sewaktu Cemberut pulang ia segera masuk ke kamarnya, dan ia melihat ada kado di kasurnya. Dengan sigap ia cepat-cepat membuka kado itu dan ia terkejut sekali ketika di dalamnya berisi HP. Wajahnya tersenyum, tapi tidak lama. Kemudian ia murung lagi karena ia berpikiran kalau-kalau HP ini ia bawa pasti teman-temannya akan banyak yang pinjam, terus kalo rusak biayanya pasti mahal. Di benaknya selalu muncul pikiran yang negatif, sehingga kado HP itu menjadi beban baginya. Dan yang keluar dari mulutnya adalah omelan-omelan dan umpatan,

bukannya terima kasih kepada orang tuanya.

Si Ceria yang senang dengan kuda, diberi oleh orang tuanya telepong kuda (kotoran kuda) dengan harapan ia menjadi cemberut dan sedih.

Telepong (kotoran kuda) yang dibungkus dengan menarik itu juga diletakkan di kamarnya. Sewaktu Ceria pulang ia juga terkejut ada kado di kamarnya. Dengan sigap ia membuka pula kado itu. Ketika dibuka bau busuk keluar dari kado itu, dan alangkah terkejutnya bahwa kado itu berisi kotoran kuda. Mukanya menjadi kebingungan sebentar. Dia berpikir, “Masa sih orang tuaku yang begitu mencintai aku memberi aku kotoran kuda, wah pasti ada sesuatu di balik hadiah ini!!!”

Setelah berpikir sebentar kemudian ia lari kepada orang tuanya dan mencium mereka. Orang tuanya sangat bingung dan terkejut kemudian bertanya, “Lho kamu itu diberi kotoran kuda kok senang sih ?”.Lalu Ceria menjawab, “Papa, Mama, saya tahu kalian sangat mencintai saya, jadi tidak mungkin memberi kotoran kuda kepada saya, pasti kotoran kuda itu adalah sebuah tanda. Kalau ada kotoran kuda, berarti ada kudanya. Saya tahu bahwa kalian akan membelikan kuda pony buat saya, dan sekarang mana kudanya ???”. Kemudian orang tuanya berkata, “Lho kami hanya memberi itu kepada kamu”. Ceria menyahut, “Tidak mungkin saya yakin pasti ada kudanya.” Akhirnya orang tuanya mengalah, dan membelikan dia kuda pony.

Orang yang hidupnya merasa sangat dicintai Tuhan akan selalu berpikir bahwa Tuhan akan memberikan yang terbaik dalam hidupnya, walaupun dia sedang dalam penderitaan. Sehingga orang yang hidup dalam cinta kasih Tuhan akan selalu gembira dan ceria di dalam hidupnya. Sebaliknya orang yang tidak merasa dikasihi oleh Tuhan, akan merasa bahwa hidup ini menjadi beban penderitaan yang sangat panjang. Sehingga di dalam hidupnya akan gelisah, takut dan khawatir.

From Zero to Hero

Sungguh luar biasa….  

Dari sini kita harus  sadar.. 

Kita jangan hanya  bermimpi punya cita-cita besar…. 

Tapi kita karus  melakukan sesuatu, apapun itu sekecil apapun tanpa kita sadari  itu lah jalan menuju kesuksesan….

Houtman Zainal  Arifin, seorang pedagang asongan, anak jalanan, Office Boy  yang kemudian menjadi Vice President Citibank di Indonesia.  Sebuah jabatan Nomor 1 di Indonesia karena Presiden Direktur  Citibank sendiri berada di USA.

Sekitar tahun 60an Houtman  memulai karirnya sebagai perantau, berangkat dari desa ke  jalanan Ibukota. Merantau dari kampung dengan penuh impian dan  harapan, Houtman remaja berangkat ke Jakarta. Di Jakarta  ternyata Houtman harus menerima kenyataan bahwa kehidupan  ibukota ternyata sangat keras dan tidak mudah. Tidak ada  pilihan bagi seorang lulusan SMA di Jakarta, pekerjaan tidak  mudah diperoleh. Houtman pun memilih bertahan hidup dengan  profesi sebagai pedagang asongan, dari jalan raya ke kolong  jembatan kemudian ke lampu merah menjajakan dagangannya.  

Tetapi kondisi seperti ini tidak membuat Houtman  kehilangan cita-cita dan impian. Suatu ketika Houtman  beristirahat di sebuah kolong jembatan, dia memperhatikan  kendaran-kendaraan mewah yang berseliweran di jalan Jakarta.  Para penumpang mobil tersebut berpakaian rapih, keren dan  berdasi. Houtman remaja pun ingin seperti mereka, mengendarai  kendaraan berpendingin, berpakaian necis dan tentu saja  memiliki uang yang banyak. Saat itu juga Houtman  menggantungkan cita-citanya setinggi langit, sebuah cita-cita  dan tekad diazamkan dalam hatinya.

Azam atau tekad  yang kuat dari Houtman telah membuatnya ingin segera merubah  nasib. Tanpa menunggu waktu lama Houtman segera memulai  mengirimkan lamaran kerja ke setiap gedung bertingkat yang dia  ketahui. Bila ada gedung yang menurutnya bagus maka pasti  dengan segera dikirimkannya sebuah lamaran kerja. Houtman  menyisihkan setiap keuntungan yang diperolehnya dari berdagang  asongan digunakan untuk membiayai lamaran kerja.  

Sampai suatu saat Houtman mendapat panggilan kerja  dari sebuah perusahaan yang sangat terkenal dan terkemuka di  Dunia, The First National City Bank (citibank), sebuah bank  bonafid dari USA. Houtman pun diterima bekerja sebagai seorang  Office Boy. Sebuah jabatan paling dasar, paling bawah dalam  sebuah hierarki organisasi dengan tugas utama membersihkan  ruangan kantor, wc, ruang kerja dan ruangan  lainnya.

Tapi Houtman tetap bangga dengan jabatannya,  dia tidak menampik pekerjaan. Diterimanyalah jabatan tersebut  dengan sebuah cita-cita yang tinggi. Houtman percaya bahwa  nasib akan berubah sehingga tanpa disadarinya Houtman telah  membuka pintu masa depan menjadi orang yang berbeda.  

Sebagai Office Boy Houtman selalu mengerjakan tugas  dan pekerjaannya dengan baik. Terkadang dia rela membantu para  staf dengan sukarela. Selepas sore saat seluruh pekerjaan  telah usai Houtman berusaha menambah pengetahuan dengan  bertanya tanya kepada para pegawai. Dia bertanya mengenai  istilah istilah bank yang rumit, walaupun terkadang saat  bertanya dia menjadi bahan tertawaan atau sang staf  mengernyitkan dahinya. Mungkin dalam benak pegawai ”ngapain  nih OB nanya-nanya istilah bank segala, kayak ngerti aja”.  Sampai akhirnya Houtman sedikit demi sedikit familiar dengan  dengan istilah bank seperti Letter of Credit, Bank Garansi,  Transfer, Kliring, dll.

Suatu saat Houtman tertegun  dengan sebuah mesin yang dapat menduplikasi dokumen (saat ini  dikenal dengan mesin photo copy). Ketika itu mesin foto kopi  sangatlah langka, hanya perusahaan perusahaan tertentu lah  yang memiliki mesin tersebut dan diperlukan seorang petugas  khusus untuk mengoperasikannya. Setiap selesai pekerjaan  setelah jam 4 sore Houtman sering mengunjungi mesin tersebut  dan minta kepada petugas foto kopi untuk mengajarinya. Houtman  pun akhirnya mahir mengoperasikan mesin foto kopi, dan tanpa  di sadarinya pintu pertama masa depan terbuka. Pada suatu hari  petugas mesin foto kopi itu berhalangan dan praktis hanya  Houtman yang bisa menggantikannya, sejak itu pula Houtman  resmi naik jabatan dari OB sebagai Tukang Foto Kopi.  

Menjadi tukang foto kopi merupakan sebuah prestasi  bagi Houtman, tetapi Houtman tidak cepat berpuas diri.  Disela-sela kesibukannya Houtman terus menambah pengetahuan  dan minat akan bidang lain. Houtman tertegun melihat salah  seorang staf memiliki setumpuk pekerjaan di mejanya. Houtman  pun menawarkan bantuan kepada staf tersebut hingga membuat  sang staf tertegun. “bener nih lo mo mau bantuin gua” begitu  Houtman mengenang ucapan sang staff dulu. “iya bener saya mau  bantu, sekalian nambah ilmu” begitu Houtman menjawab. “Tapi  hati-hati ya ngga boleh salah, kalau salah tanggungjawab lo,  bisa dipecat lo”, sang staff mewanti-wanti dengan keras.  Akhirnya Houtman diberi setumpuk dokumen, tugas dia adalah  membubuhkan stempel pada Cek, Bilyet Giro dan dokumen lainnya  pada kolom tertentu. Stempel tersebut harus berada di dalam  kolom tidak boleh menyimpang atau keluar kolom. Alhasil  Houtman membutuhkan waktu berjam-jam untuk menyelesaikan  pekerjaan tersebut karena dia sangat berhati-hati sekali.  Selama mengerjakan tugas tersebut Houtman tidak sekedar  mencap, tapi dia membaca dan mempelajari dokumen yang ada.  Akibatnya Houtman sedikit demi sedikit memahami berbagai  istilah dan teknis perbankan. Kelak pengetahuannya ini membawa  Houtman kepada jabatan yang tidak pernah diduganya.  

Houtman cepat menguasai berbagai pekerjaan yang  diberikan dan selalu mengerjakan seluruh tugasnya dengan baik.  Dia pun ringan tangan untuk membantu orang lain, para staff  dan atasannya. Sehingga para staff pun tidak segan untuk  membagi ilmu kepadanya. Sampai suatu saat pejabat di Citibank  mengangkatnya menjadi pegawai bank karena prestasi dan  kompetensi yang dimilikinya, padahal Houtman hanyalah lulusan  SMA.

Peristiwa pengangkatan Houtman menjadi pegawai  Bank menjadi berita luar biasa heboh dan kontroversial.  Bagaimana bisa seorang OB menjadi staff, bahkan rekan sesama  OB mencibir Houtman sebagai orang yang tidak konsisten.  Houtman dianggap tidak konsisten dengan tugasnya,  “jika masuk OB, ya  pensiun harus OB juga” begitu rekan sesama OB menggugat.

Houtman  tidak patah semangat, dicibir teman-teman bahkan rekan sesama  staf pun tidak membuat goyah. Houtman terus mengasah  keterampilan dan berbagi membantu rekan kerjanya yang lain.  Hanya membantulah yang bisa diberikan oleh Houtman, karena  materi tidak ia miliki. Houtman tidak pernah lama dalam  memegang suatu jabatan, sama seperti ketika menjadi OB yang  haus akan ilmu baru. Houtman selalu mencoba tantangan dan  pekerjaan baru. Sehingga karir Houtman melesat bak panah  meninggalkan rekan sesama OB bahkan staff yang mengajarinya  tentang istilah bank.

19 tahun kemudian sejak Houtman masuk sebagai  Office Boy di The First National City Bank, Houtman mencapai  jabatan tertingginya yaitu Vice President. Sebuah jabatan  puncak citibank di Indonesia. Jabatan tertinggi citibank  sendiri berada di USA yaitu Presiden Director yang tidak  mungkin dijabat oleh orang Indonesia.

Sampai dengan  saat ini belum ada yang mampu memecahkan rekor Houtman masuk  sebagai OB pensiun sebagai Vice President, dan hanya  berpendidikan SMA. Houtman pun kini pensiun dengan berbagai  jabatan pernah diembannya, menjadi staf ahli citibank asia  pasifik, menjadi penasehat keuangan salah satu gubernur,  menjabat CEO di berbagai perusahaan dan menjadi inspirator  bagi banyak orang .

Ini bagus , memang kadang-kadang kita disekolahkan tinggi-tinggi malah bikin kita jadi mikir yang susah-susah, padahal penyelesaiannya bisa jadi sangat mudah, naif, dan terkadang agak tolol. Heheheh……..

Efisiensi adalah suatu hal yang penting di dalam dunia manajemen. Sebagai seorang anggota tim yang baik, kita memiliki tanggung jawab bukan hanya dalam membawa tim kita mencapai tujuan bersama, tetapi juga tanggung jawab dalam mencari cara terbaik untuk memecahkan setiap masalah yang terjadi. Tetapi seringkali kita terkecoh saat menghadapi suatu masalah, dan walaupun masalah tersebut terpecahkan, tetapi pemecahan yang ada bukanlah suatu pemecahan yang efisien dan justru malah terlalu rumit.

Mari kita coba lihat dalam tiga kasus di bawah ini:

1. Salah satu dari kasus yang ada adalah kasus kotak sabun yang kosong, yang terjadi di salah satu perusahaan kosmetik yang terbesar di Jepang. Perusahaan tersebut menerima keluhan dari pelanggan yang mengatakan bahwa ia telah membeli kotak sabun (terbuat dari bahan kertas) kosong. Dengan ! segera pimpinan perusahaan menceritakan masalah tersebut ke bagian pengepakan yang bertugas untuk memindahkan semua kotak sabun yang telah dipak ke departemen pengiriman. Karena suatu alasan, ada satu kotak sabun yang terluput dan mencapai bagian pengepakan dalam keadaan kosong. Tim manajemen meminta para teknisi untuk memecahkan masalah tersebut.

Dengan segera, para teknisi bekerja keras untuk membuat sebuah mesin sinar X dengan monitor resolusi tinggi yang dioperasikan oleh dua orang untuk melihat semua kotak sabun yang melewati sinar tersebut dan memastikan bahwa kotak tersebut tidak kosong.

Tak diragukan lagi, mereka bekerja keras dan cepat tetapi biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit. Tetapi saat ada seorang karyawan di sebuah perusahaan kecil dihadapkan pada permasalahan yang sama, ia tidak berpikir ten! tang hal-hal yang rumit, tetapi ia muncul dengan solusi yang berbeda . Ia membeli sebuah kipas angin listrik untuk industri yang memiliki tenaga cukup besar dan mengarahkannya ke garis pengepakan. Ia menyalakan kipas angin tersebut, dan setiap ada kotak sabun yang melewati kipas angin tersebut, kipas tersebut meniup kotak sabun yang kosong keluar dari jalur pengepakan, karena kotak sabun terbuat dari bahan kertas yang ringan.

2. Pada saat NASA mulai mengirimkan astronot ke luar angkasa, mereka menemukan bahwa pulpen mereka
tidak bisa berfungsi di gravitasi nol, karena tinta pulpen tersebut tidak dapat mengalir ke mata pena. Untuk memecahkan masalah tersebut, mereka menghabiskan waktu satu dekade dan 12 juta dolar.
Mereka mengembangkan sebuah pulpen yang dapat berfungsi pada keadaan-keadaan seperti gravitasi nol, terbalik, dalam air, dalam berbagai permukaan termasuk kristal dan dalam derajat temperatur mulai dari di bawa! h titik beku sampai lebih dari 300 derajat Celcius.

Dan apakah yang dilakukan para orang Rusia ?.Mereka menggunakan pensil!.

3. Suatu hari, pemilik apartemen menerima komplain dari pelanggannya. Parapelanggan mulai merasa waktu
tunggu mereka di pintu lift terasa lama seiring bertambahnya penghuni di apartemen itu. Dia (pemilik) mengundang sejumlah pakar untuk men-solve.

Satu pakar menyarankan agar menambah jumlah lift. Tentu, dengan bertambahnya lift, waktu tunggu jadi berkurang. Pakar lain meminta pemilik untuk mengganti lift yang lebih cepat, dengan asumsi, semakin cepat orang terlayani. Kedua saran tadi tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit. Tetapi, satu pakar lain hanya menyarankan satu hal, “Inti dari komplain pelanggan anda adalah mereka merasa lama menunggu”. Pakar tadi hanya menyarankan untuk menginvestasikan kaca cermin di depan lift, agar pelanggan teralihkan perhatian! nya dari pekerjaan”menunggu” dan merasa “tidak menunggu lift”.
……………………………………………………………………………………

Moral cerita ini adalah sebuah filosofi yang disebut KISS (Keep It Simple Stupid), yaitu selalu mencari solusi yang sederhana, sehingga bahkan orang bodoh sekalipun dapat melakukannya. Cobalah menyusun solusi yang paling sederhana dan memungkinkan untuk memecahkan masalah yang ada. Maka dari itu, kita harus belajar untuk fokus pada solusi daripada pada berfokus pada masalah.

“Bila kita melihat pada apa yang tidak kita punya di dalam hidup kita, kita tidak akan memiliki apa-apa. Tetapi bila kita melihat pada apa yang ada di tangan kita, kita memiliki segalanya.”

3 hal dalam hidupyang tak pernah kembali :

1. Waktu

2. Perkataan

3. Kesempatan

Kita tak bisa memutar kembali waktu, tapi kita bisa menciptakan kenangan dengan waktu yang masih kita punya dan memanfaatkan waktu yang ada, walau sebentar, untuk menciptakan kenangan yang berarti^^

Time is free but it’s priceless, u can’t own it but u can use it. U can’t keep it but u can spend it =)

Kita tak bisa menarik ucapan kasar yang keluar dari mulut kita atau statement yang telah membuat harga diri kita lebih penting dari pada menariknya kembali dan mengucapkan maaf.

Kita tak bisa menghapus caci maki yang telah kita katakan hingga membuat orang lain marah, terluka atau menangis.

*Tapi kita bisa membuat apa yang selanjutnya keluar dari mulut kita menjadi lebih banyak pujian dibanding caci maki, lebih banyak syukur dan terima kasih dari pada keluhan atau komplain, dan lebih banyak nasihat positif dari pada sulutan amarah^^

Kita tak bisa mendapatkan kembali kesempatan yang sudah kita lewatkan.

*Tapi kita bisa menciptakan peluang untuk membuat kesempatan-kesempatan lain datang dalam hidup kita dengan lebih memperhatikannya^^

 3 hal dalam hidupyang tak boleh hilang :

1. Kehormatan

2. Kejujuran

3. Harapan

 Jika kita tidak memiliki uang, dan masih memiliki kehormatan, maka bersyukurlah karena kehormatan merupakan salah satu kekayaan yang masih berharga di mata orang lain.

 Jika kita telah kehilangan kehormatan dan ingin memulihkannya, maka pergunakanlah kejujuran untuk meraih kehormatan kita kembali karena orang-orang yang jujur adalah orang-orang yang terhormat.

 Jika kita telah kehilangan kehormatan karena ketidakjujuran kita, milikilah harapan bahwa suatu saat mereka akan mengerti alasan dibalik semuanya. Milikilah harapan bahwa kita bisa memperbaiki kehormatan meski dengan susah payah. Milikilah harapan bahwa meski banyak orang yang takkan lagi percaya karena kita pernah melakukan hal-hal yang tidak jujur, pada waktunya nanti, mereka akan melihat sendiri upaya kita^^

 Teruslah bergerak hingga kelelahan itu lelah mengikutimu.

Teruslah berlari hingga kebosanan itu bosan mengejarmu.

Teruslah berjalan hingga keletihan itu letih bersamamu.

Teruslah berjaga hingga kelesuan itu lesu menemanimu.

 Karena di mana ada kemauan, di situ ada jalan^^

3 hal dalam hidup yang paling berharga:

1. Keluarga

2. Sahabat

3. Cinta

 Kekayaan bukan soal berapa banyak uang yang anda miliki.

Kekayaan adalah apa yang masih anda miliki saat anda kehilangan semua uang anda.

 Jika anda kehilangan semua uang anda, ingatlah bahwa anda masih memiliki keluarga.

 Jika anda kehilangan semua keluarga anda, ingatlah bahwa anda masih memiliki sahabat.

 What is the difference between blood and friend?

>>Blood enters the heart and flows out, but friend enters the heart and stay inside.

Jika anda kehilangan semua keluarga anda dan tak ada satu pun sahabat, maka ingatlah bahwa anda masih memiliki cinta untuk mendapatkan mereka kembali, untuk mengenang masa-masa indah bersama mereka dan untuk menciptakan persahabatan yang baru dengan kehangatan kasih yang mampu anda berikan^^

If love hurts, then love some more.

If love hurts some more, then love even more.

If love hurts even more, then love till its hurt no more

3 x 8 = 23

 

Yan Hui adalah murid kesayangan Confusius yang suka belajar, sifatnya baik. Pada suatu hari ketika Yan Hui sedang bertugas, dia melihat satu toko kain sedang dikerumunin banyak orang.  Dia mendekat dan mendapati pembeli dan penjual kain sedang berdebat. 

Pembeli berteriak: “3×8 = 23, kenapa kamu bilang 24?
“Yan Hui mendekati pembeli kain dan berkata: “Sobat, 3×8 = 24, tidak usah diperdebatkan lagi”.
Pembeli kain tidak senang lalu menunjuk hidung Yan Hui dan berkata: “Siapa minta pendapatmu?
Kalaupun mau minta pendapat mesti minta ke Confusius. Benar atau salah Confusius yang berhak mengatakan”.
Yan Hui: “Baik, jika Confusius bilang kamu salah, bagaimana?”
Pembeli kain: “Kalau Confusius bilang saya salah, kepalaku aku potong untukmu. Kalau kamu yang salah, bagaimana?”
Yan Hui: “Kalau saya yang salah, jabatanku untukmu”. Keduanya sepakat untuk bertaruh, lalu pergi mencari Confusius.


Setelah Confusius tahu duduk persoalannya, Confusius  berkata kepada Yan Hui sambil tertawa: “3×8 = 23.  Yan Hui, kamu kalah. Kasihkan jabatanmu kepada dia.” Selamanya Yan Hui tidak akan berdebat dengan gurunya.


Ketika mendengar Confusius bilang dia salah, diturunkannya topinya lalu dia berikan kepada pembeli kain. Orang itu mengambil topi Yan Hui dan berlalu dengan puas. Walaupun Yan Hui menerima penilaian Confusius tapi hatinya tidak sependapat. Dia merasa Confusius sudah tua dan pikun sehingga dia tidak mau lagi belajar darinya.


Yan Hui minta cuti dengan alasan urusan keluarga. Confusius tahu isi hati Yan Hui dan memberi cuti padanya.

Sebelum berangkat, Yan Hui pamitan dan Confusius memintanya cepat kembali setelah urusannya selesai, dan memberi Yan Hui dua nasehat : “Bila hujan lebat, janganlah berteduh di bawah pohon. Dan jangan membunuh.”


Yan Hui bilang baiklah lalu berangkat pulang. Di dalam perjalanan tiba2 angin kencang disertai petir, kelihatannya sudah mau turun hujan lebat. Yan Hui ingin berlindung di bawah pohon tapi tiba2 ingat nasehat Confusius dan dalam hati berpikir untuk menuruti kata gurunya sekali lagi. Dia meninggalkan pohon itu. Belum lama dia pergi, petir menyambar dan pohon itu hancur. Yan Hui terkejut, nasehat gurunya yang pertama sudah terbukti.


Apakah saya akan membunuh orang? Yan Hui tiba dirumahnya sudah larut malam dan tidak ingin mengganggu tidur istrinya. Dia menggunakan pedangnya untuk membuka kamarnya. Sesampai didepan ranjang, dia meraba dan mendapati ada seorang di sisi kiri ranjang dan seorang lagi di sisi kanan. Dia sangat marah, dan mau menghunus pedangnya. Pada saat mau menghujamkan pedangnya, dia ingat lagi nasehat Confusius, jangan membunuh. Dia lalu menyalakan lilin dan ternyata yang tidur disamping istrinya adalah adik istrinya.

 

Pada keesokan harinya, Yan Hui kembali ke Confusius, berlutut dan berkata: “Guru, bagaimana guru tahu apa yang akan terjadi?”  Confusius berkata: “Kemarin hari sangatlah panas, diperkirakan akan turun hujan petir, makanya guru mengingatkanmu untuk tidak berlindung dibawah pohon.


Kamu kemarin pergi dengan amarah dan membawa pedang, maka guru engingatkanmu agar jangan membunuh”. Yan Hui berkata: “Guru, perkiraanmu hebat sekali, murid sangatlah kagum.” Confusius bilang: “Aku tahu kamu minta cuti bukanlah karena urusan keluarga. Kamu tidak ingin belajar lagi dariku.


Cobalah kamu pikir. Kemarin guru bilang 3×8=23 adalah benar, kamu kalah dan kehilangan jabatanmu. Tapi jikalau guru bilang 3×8=24 adalah benar, si pembeli kainlah yang kalah dan itu berarti akan hilang 1 nyawa. Menurutmu, jabatanmu lebih penting atau kehilangan 1 nyawa yang lebih penting?”  Yan Hui sadar akan kesalahannya dan berkata : “Guru mementingkan yang lebih utama, murid malah berpikir guru sudah tua dan pikun.


Murid benar2 malu.” Sejak itu, kemanapun Confusius pergi Yan Hui selalu mengikutinya.

 

Cerita ini mengingatkan kita: Jikapun aku bertaruh dan memenangkan seluruh dunia, tapi aku kehilangan kamu, apalah artinya.  Dengan kata lain, kamu bertaruh memenangkan apa yang kamu anggap adalah kebenaran, tapi malah kehilangan sesuatu yang lebih penting.

Banyak hal ada kadar kepentingannya.
Janganlah gara2 bertaruh mati2an untuk prinsip kebenaran itu, tapi akhirnya malah menyesal, sudahlah terlambat.
Banyak hal sebenarnya tidak perlu dipertaruhkan. Mundur selangkah, malah yang didapat adalah kebaikan bagi semua orang.

Bersikeras melawan pelanggan. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga. (Saat kita kasih sample barang lagi, kita akan mengerti) Bersikeras melawan boss. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga. (Saat penilaian bonus akhir tahun, kita akan mengerti)

Bersikeras melawan istri. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga. (Istri tidak mau menghirau kamu, semua harus “do it yourself”) Bersikeras melawan teman. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga. (Bisa-bisa kita kehilangan seorang teman).

Sudah Bersyukurkah Anda?

MEMO FROM GOD  

Sekali  engkau masukkan masalah ke dalam kotak SFGTD-mu, engkau tidak perlu  lagi melanjutkan kekuatiranmu. Lebih baik engkau terjunkan dirimu  melanjutkan peran hidupmu saat ini.

Jika  engkau terjebak kemacetan, jangan bringas. Karena ada orang-orang yang  memang ditetapkan mendahuluimu untuk kepentingan yang mengungkapkannya  saja dia sudah tidak mampu. 

Saat  engkau masih bisa menggunakan waktu akhir pekan untuk liburanmu;   engkau masih lebih beruntung dari wanita penjahit yang bekerja  12 jam sehari, 7 hari seminggu demi anak-anaknya. 

Saat  mobilmu rusak, pikirkanlah orang yang bahkan untuk berjalan saja dia  sudah tidak mampu lagi. 

Ketika  engkau berkaca di cermin merapikan rambutmu, pikirkanlah orang yang  sedang sakit kanker yang selalu berharap rambutnya segera tumbuh.   

Ketika  engkau merasa menjadi korban dari kesalahan, kegetiran, pengabaian,  ketidak-nyamanan orang lain, ingatlah sesuatu atau seseorang dapat  saja salah, dan mungkin engkau salah satunya.

Banyak  hal yang dapat kita jadikan sebagai bahan renungan agar senantiasa  disamping kita selalu berjuang menuju hidup yang lebih baik, kita  selalu mensyukuri hidup ini.

 Jika ya, paling  tidak engkau akan menambah Penghuni Negeri Orang  Bahagia.

AKU-lah  penciptamu. Aku akan turut campur dalam segala permasalahan hidupmu.  Ingat, Aku tidak membutuhkan bantuanmu.

Jika engkau menghadapi situasi sulit yang tidak  bisa engkau pecahkan, masukkan ke kotak SFGTD (something for God to  do)-mu. Semua masalah akan terselesaikan, namun bukan menurut  ukuran waktumu tapi waktuKU.

Saat  engkau merasa hari-hari di kantormu tidak begitu baik, pikirkanlah  orang-orang lain yang keluar dari kantor beberapa tahun lalu  

Ketika  hubunganmu memburuk, pikirkanlah orang-orang yang sudah lupa rasa  mencintai dan dicintai.

Akankah engkau  sampaikan pesan ini ke kawan-kawanmu?

Roti Gosong

Penulis : Tak Diketahui
Sumber : Broadcast Message di BlackBerry Messenger

Ketika aku masih anak perempuan kecil, ibu suka membuat sarapan dan makan malam.

Dan suatu malam, setelah ibu sudah membuat sarapan, bekerja keras sepanjang hari…
malamnya menghidangkan sebuah piring berisi telur, saus dan roti
panggang yang gosong di depan meja ayah.

Saya ingat saat itu menunggu apa reaksi ayah !

Akan tetapi, yang dilakukan ayah adalah mengambil roti panggang itu,
tersenyum pada ibu, dan menanyakan kegiatan saya di sekolah.

Saya tidak ingat apa yang dikatakan ayah malam itu,
tetapi saya
melihatnya mengoleskan mentega dan selai pada roti panggang itu
dan
menikmati setiap gigitannya!

Ketika saya beranjak dari meja makan malam itu,
saya mendengar ibu meminta maaf pada ayah karena roti panggang yang gosong itu.

Dan satu hal yang tidak pernah saya lupakan adalah apa yang ayah katakan:
“Sayang, aku suka roti panggang yang gosong.”

Sebelum tidur, saya pergi untuk memberikan ciuman selamat tidur pada ayah.
Saya bertanya apakah ayah benar-benar menyukai roti panggang gosong.

Ayah memeluk saya erat dengan kedua lengannya yang kekar dan berkata,
“Debbie, ibumu sudah bekerja keras sepanjang hari ini dan dia
benar-benar lelah.
Jadi sepotong roti panggang yang gosong tidak akan
menyakiti siapa pun!”

Apa yang saya pelajari di tahun-tahun berikutnya adalah
belajar untuk
menerima kesalahan orang lain,
dan memilih untuk merayakan perbedaannya
- adalah satu kunci yang sangat penting -
untuk menciptakan sebuah
hubungan yang sehat, bertumbuh dan abadi.

 

1. Buang jauh dari pikiran kamu tentang hal-hal yang tidak terlalu penting.  (umur, berat badan, tinggi badan, dll)

Biarkan dokter yang mengkhawatirkan hal-hal tsb. Karna itulah alasan kita membayar mereka.

 2. Bertemanlah dengan orang-orang yang membuatmu ceria. Karena orang yang terlalu banyak berkeluh kesah & sukar menikmati hidup, akan memberikan dampak negatif padamu.

 3. Jangan pernah berhenti untuk belajar:

Pelajari lebih banyak tentang komputer, berkebun, kerajinan tangan, perdalam hobi ataupun hal-hal lainnya.

Jangan biarkan otak kamu istirahat terlalu lama.

Karna setan akan mengambil alihnya.

Dan setan itu dikenal dengan nama ALZHEIMER !!!

 4. Nikmatilah hal-hal sekecil apapun.

 5. Sering-seringlah tertawa, bahkan sekeras yang kamu mau. Tertawalah sampai kamu merasa seperti kehabisan nafas.

Dan jika kamu mempunyai teman yang bisa melakukan itu, banyak-banyaklah menghabiskan waktu dengan nya.

 6. Jika kamu bersedih, menangislah. Airmata memang diperlukan dalam hidup ini. Namun, bangkitlah segera.

(saat kehilangan seseorang, ketika menghadapi masa sulit, ataupun masalah percintaan, dll )

Karna sesungguhnya satu-satunya orang yang akan selalu bersama kita, hanya diri kita sendiri. Yang lain, hanya titipan-Nya.

LIVE while you are alive..

 7. Kelilingi dirimu dengan hal-hal yang kamu sayangi :

(mungkin keluarga, binatang peliharaanmu, musik, hobi, kekasih, dll )

Rumah mu adalah tempat dimana kamu berlindung.

 8. Jagalah kesehatanmu :

Jika saat ini dalam keadaan baik, pertahankan itu.

Jika saat ini dalam keadaan tidak stabil, periksakanlah segera.

 9. Jangan katakan sesuatu yang bisa membuat orang lain tersudutkan, merasa bersalah & tidak nyaman.

 10. Sampaikan pada orang yang kamu sayangi bahwa kamu menyayangi mereka. Sampaikanlah pada setiap kesempatan yang kamu bisa.

Suatu hari seorang bapak tua hendak menumpang bus. Pada saat ia menginjakkan kakinya ke tangga, salah satu sepatunya terlepas dan jatuh ke jalan. Lalu pintu tertutup dan bus mulai bergerak, sehingga ia tidak bisa memungut sepatu yang terlepas tadi. Si bapak tua itu dengan tenang melepas sepatunya yang sebelah dan melemparkannya keluar jendela.

Seorang pemuda yang duduk dalam bus melihat kejadian itu, dan bertanya kepada si bapak tua, “Aku memperhatikan apa yang Anda lakukan Pak. Mengapa Anda melemparkan sepatu Anda yang sebelah juga ?” Si bapak tua menjawab, “Supaya siapapun yang menemukan sepatuku bisa memanfaatkannya.”

Si bapak tua dalam cerita di atas memahami filosofi dasar dalam hidup – jangan mempertahankan sesuatu hanya karena kamu ingin memilikinya atau karena kamu tidak ingin orang lain memilikinya.

Kita kehilangan banyak hal di sepanjang masa hidup. Kehilangan tersebut pada awalnya tampak seperti tidak adil dan merisaukan, tapi itu terjadi supaya ada perubahan positif yang terjadi dalam hidup kita.

Kalimat di atas tidak dapat diartikan kita hanya boleh kehilangan hal-hal jelek saja. Kadang, kita juga kehilangan hal baik.

Ini semua dapat diartikan :

supaya kita bisa menjadi dewasa secara emosional dan spiritual, pertukaran antara kehilangan sesuatu dan mendapatkan sesuatu haruslah terjadi.

Seperti si bapak tua dalam cerita, kita harus belajar untuk melepaskan sesuatu. Tuhan sudah menentukan bahwa memang itulah saatnya si bapak tua kehilangan sepatunya. Mungkin saja peristiwa itu terjadi supaya si bapak tua nantinya bisa mendapatkan sepasang sepatu yang lebih baik.

Satu sepatu hilang. Dan sepatu yang tinggal sebelah tidak akan banyak bernilai bagi si bapak. Tapi dengan melemparkannya ke luar jendela, sepatu itu akan menjadi hadiah yang berharga bagi gelandangan yang membutuhkan.

Berkeras hati & berusaha mempertahankannya tidak membuat kita atau dunia menjadi lebih baik. Kita semua harus memutuskan kapan suatu hal, suatu keadaan atau seseorang masuk dalam hidup kita, atau kapan saatnya kita lebih baik bersama yang lain.

Pada saatnya, kita harus mengumpulkan keberanian untuk melepaskannya. Karena tiada badai yang tak berlalu. Tiada Pesta yang tak pernah Usai. Semua yang ada didunia ini tiada yang abadi.

Untuk Isteriku

Empat tahun yang lalu, kecelakaan telah merenggut orang yang kukasihi,
sering aku bertanya-tanya, bagaimana keadaan istri saya sekarang di alam
surgawi,
baik-baik sajakah? Dia pasti sangat sedih karena sudah meninggalkan sorang
suami yang tidak mampu mengurus rumah dan seorang anak yang masih begitu
kecil.
Begitulah yang kurasakan, karena selama ini saya merasa bahwa saya telah
gagal, tidak bisa memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani anak saya, dan gagal
untuk
menjadi ayah dan ibu untuk anak saya.

Pada suatu hari, ada urusan penting di tempat kerja, aku harus segera
berangkat ke kantor, anak saya masih tertidur. Ohhh… aku harus menyediakan
makan
untuknya.

Karena masih ada sisa nasi, jadi aku menggoreng telur untuk dia makan.
Setelah memberitahu anak saya yang masih mengantuk, kemudian aku bergegas
berangkat
ke tempat kerja.

Peran ganda yang kujalani, membuat energiku benar-benar terkuras. Suatu hari
ketika aku pulang kerja aku merasa sangat lelah, setelah bekerja sepanjang
hari. Hanya sekilas aku memeluk dan mencium anakku, saya langsung masuk ke
kamar tidur, dan melewatkan makan malam. Namun, ketika aku merebahkan badan
ke tempat tidur dengan maksud untuk tidur sejenak menghilangkan kepenatan,
tiba-tiba saya merasa ada sesuatu yang pecah dan tumpah seperti cairan
hangat!
Aku membuka selimut dan….. di sanalah sumber ‘masalah’nya … sebuah
mangkuk yang pecah dengan mie instan yang berantakan di seprai dan selimut!

Oh…Tuhan! Aku begitu marah, aku mengambil gantungan pakaian, dan langsung
menghujani anak saya yang sedang gembira bermain dengan main anny a, dengan
pukulan-pukulan! Dia hanya menangis, sedikitpun tidak meminta belas kasihan,
dia hanya memberi penjelasan singkat:

“Dad, tadi aku merasa lapar dan tidak ada lagi sisa nasi. Tapi ayah belum
pulang, jadi aku ingin memasak mie instan. Aku ingat, ayah pernah mengatakan //
untuk tidak menyentuh atau menggunakan kompor gas tanpa ada orang dewasa di
sekitar, maka aku menyalakan mesin air minum ini dan menggunakan air panas
untuk memasak mie. Satu untuk ayah dan yang satu lagi untuk saya .. Karena
aku takut mie’nya akan menjadi dingin, jadi aku menyimp anny a di bawah
selimut
supaya tetap hangat sampai ayah pulang. Tapi aku lupa untuk mengingatkan
ayah karena aku sedang bermain dengan mainan saya … Saya minta maaf Dad

Seketika, air mata mulai mengalir di pipiku … tetapi, saya tidak ingin
anak saya melihat ayahnya menangis maka aku berlari ke kamar mandi dan
menangis
dengan menyalakan shower di kamar mandi untuk menutupi suara tangis saya.
Setelah beberapa lama, aku hampiri anak saya, memeluknya dengan erat dan
memberikan
obat kepadanya atas luka bekas pukulan dipantatnya, lalu aku membujuknya
untuk tidur. Kemudian aku membersihkan kotoran tumpahan mie di tempat tidur.

Ketika semuanya sudah selesai dan lewat tengah malam, aku melewati kamar
anakku, dan melihat anakku masih menangis, bukan karena rasa sakit di
pantatnya,
tapi karena dia sedang melihat foto mommy yang dikasihinya.

Satu tahun berlalu sejak kejadian itu, saya mencoba, dalam periode ini,
untuk memusatkan perhatian dengan memberinya kasih sayang seorang ayah dan
juga
kasih sayang seorang ibu, serta memperhatikan semua kebutuh anny a. Tanpa
terasa, anakku sudah berumur tujuh tahun, dan akan lulus dari Taman
Kanak-kanak.
Untungnya, insiden yang terjadi tidak meninggalkan kenangan buruk di masa
kecilnya dan dia sudah tumbuh dewasa dengan bahagia.

Namun… belum lama, aku sudah memukul anakku lagi, saya benar-benar
menyesal….

Guru Taman Kanak-kanaknya memanggilku dan memberitahukan bahwa anak saya
absen dari sekolah. Aku pulang kerumah lebih awal dari kantor, aku berharap
dia
bisa menjelaskan. Tapi ia tidak ada dirumah, aku pergi mencari di sekitar //
rumah kami, memangil-manggil namanya dan akhirnya menemukan dirinya di
sebuah
toko alat tulis, sedang bermain komputer game dengan gembira. Aku marah,
membawanya pulang dan menghujaninya dengan pukulan-pukulan. Dia diam saja
lalu
mengatakan, “Aku minta maaf, Dad”.

Selang beberapa lama aku selidiki, ternyata ia absen dari acara “pertunjukan
bakat” yang diadakan oleh sekolah, karena yg diundang adalah siswa dengan
ibunya. Dan itulah alasan ketidakhadir anny a karena ia tidak punya
ibu……

Beberapa hari setelah penghukuman dengan pukulan rotan, anakku pulang ke
rumah memberitahu saya, bahwa disekolahnya mulai diajarkan cara membaca dan
menulis.
Sejak saat itu, anakku lebih banyak mengurung diri di kamarnya untuk
berlatih menulis, yang saya yakin, jika istri saya masih ada dan melihatnya
ia akan
merasa bangga, tentu saja dia membuat saya bangga juga!

Waktu berlalu dengan begitu cepat, satu tahun telah lewat. Saat ini musim
dingin, dan hari Natal telah tiba. Semangat Natal ada dimana-mana juga di
hati
setiap orang yg lalu lalang… Lagu-lagu Natal terdengar diseluruh pelosok
jalan …. tapi astaga, anakku membuat masalah lagi. Ketika aku sedang
menyelasaikan
pekerjaan di hari-hari terakhir kerja, tiba-tiba kantor pos menelpon. Karena
pengiriman surat sedang mengalami puncaknya, tukang pos juga sedang
sibuk-sibuknya,
suasana hati mereka pun jadi kurang bagus.

Mereka menelpon saya dengan marah-marah, untuk memberitahu bahwa anak saya
telah mengirim beberapa surat tanpa alamat. Walaupun saya sudah berjanji
untuk
tidak pernah memukul anak saya lagi, tetapi saya tidak bisa menahan diri
untuk tidak memukulnya lagi, karena saya merasa bahwa anak ini sudah
benar-benar
keterlaluan. . Tapi sekali lagi, seperti sebelumnya, dia meminta maaf :
“Maaf, Dad”. Tidak ada tambahan satu kata pun untuk menjelaskan alas anny a
// melakukan
itu.

Setelah itu saya pergi ke kantor pos untuk mengambil surat-surat tanpa
alamat tersebut lalu pulang. Sesampai di rumah, dengan marah saya mendorong
anak
saya ke sudut mempertanyakan kepadanya, perbuatan konyol apalagi ini? Apa
yang ada dikepalanya?

Jawab anny a, di tengah isak-tangisnya, adalah : “Surat-surat itu untuk
mommy…..”.

Tiba-tiba mataku berkaca-kaca. …. tapi aku mencoba mengendalikan emosi dan
terus bertanya kepadanya: “Tapi kenapa kamu memposkan begitu banyak
surat-surat,
pada waktu yg sama?”

Jawaban anakku itu : “Aku telah menulis surat buat mommy untuk waktu yang
lama, tapi setiap kali aku mau menjangkau kotak pos itu, terlalu tinggi
bagiku,
sehingga aku tidak dapat memposkan surat-suratku. Tapi baru-baru ini, ketika
aku kembali ke kotak pos, aku bisa mencapai kotak itu dan aku mengirimk anny
a sekaligus”.

Setelah mendengar penjelas anny a ini, aku kehilangan kata-kata, aku
bingung, tidak tahu apa yang harus aku lakukan, dan apa yang harus aku
katakan ….

Aku bilang pada anakku, “Nak, mommy sudah berada di surga, jadi untuk
selanjutnya, jika kamu hendak menuliskan sesuatu untuk mommy, cukup dengan
membakar
surat tersebut maka surat akan sampai kepada mommy. Setelah mendengar hal
ini, anakku jadi lebih tenang, dan segera setelah itu, ia bisa tidur dengan
nyenyak.
Saya berjanji akan membakar surat-surat atas namanya, jadi saya membawa
surat-surat tersebut ke luar, tapi…. saya jadi penasaran untuk tidak
membuka
surat tersebut sebelum mereka berubah menjadi abu.

Dan salah satu dari isi surat-suratnya membuat hati saya hancur……

‘Mommy sayang’,

Saya sangat merindukanmu! Hari ini, ada sebuah acara ‘Pertunjukan Bakat’ di
sekolah, dan mengundang semua ibu untuk hadir di pertunjukan tersebut.. Tapi
kamu tidak ada, jadi saya tidak ingin menghadirinya juga. Aku tidak //
memberitahu ayah tentang hal ini karena aku takut ayah akan mulai menangis
dan merindukanmu
lagi.

Saat itu untuk menyembunyikan kesedihan, aku duduk di depan komputer dan
mulai bermain game di salah satu toko. Ayah keliling-keliling mencari saya,
setelah
menemukanku ayah marah, dan aku hanya bisa diam, ayah memukul aku, tetapi
aku tidak menceritakan alasan yang sebenarnya.

Mommy, setiap hari saya melihat ayah merindukanmu, setiap kali dia teringat
padamu, ia begitu sedih dan sering bersembunyi dan menangis di kamarnya.
Saya
pikir kita berdua amat sangat merindukanmu. Terlalu berat untuk kita berdua,
saya rasa. Tapi mom, aku mulai melupakan wajahmu. Bisakah mommy muncul dalam
mimpiku sehingga saya dapat melihat wajahmu dan ingat anda? Temanku bilang
jika kau tertidur dengan foto orang yang kamu rindukan, maka kamu akan
melihat
orang tersebut dalam mimpimu. Tapi mommy, mengapa engkau tak pernah muncul?

Setelah membaca surat itu, tangisku tidak bisa berhenti karena saya tidak
pernah bisa menggantikan kesenjangan yang tak dapat digantikan semenjak
ditinggalkan
oleh istri saya ….

Untuk para suami, yang telah dianugerahi seorang istri yang baik, yang penuh
kasih terhadap anak-anakmu selalu berterima-kasihlah setiap hari padanya.
Dia telah rela menghabiskan sisa umurnya untuk menemani hidupmu, membantumu,
mendukungmu, memanjakanmu dan selalu setia menunggumu, menjaga dan
menyayangi
dirimu dan anak-anakmu.

Hargailah keberadaannya, kasihilah dan cintailah dia sepanjang hidupmu
dengan segala kekurangan dan kelebih anny a, karena apabila engkau telah
kehilangan
dia, tidak ada emas permata, intan berlian yg bisa menggantikan posisinya.

PEACE & LOVE,_._,___

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.